5 Gerakan Sederhana Pereda Nyeri Leher

meredakan nyeri leher

Tidak sedikit orang yang mengalami stres baik secara fisik ataupun emosional setelah menjalani rutinitas yang melelahkan sepanjang hari. Hal ini kadang-kadang memicu rasa nyeri atau pegal-pegal di beberapa bagian tubuh misalnya leher. Ya, nyeri di leher banyak dialami orang terutama yang pekerjaanya mengharuskan ia duduk berlama-lama di kursi untuk menyelasaikan tugasnya.

Jika anda termasuk orang yang sering mengalami nyeri leher, ada beberapa tips sederhana untuk mengatasinya, tanpa membutuhkan peralatan khusus. Tips-tips ini berupa gerakan-gerakan sederhana yang dinilai cukup efektif dalam meredakan pegal-pegal di sekitar leher, bahkan juga bermanfaat untuk menjaga konsentrasi.

Gerakan-gerakan sederhana yang bisa meredakan nyeri leher

1. Angkat bahu
Gerakan pertama yang harus anda lakukan adalah mengangkat kedua bahu. Sambil menarik napas, angkatlah bahu sampai mendekati telinga selama kurang lebih 3 detik. Setelah itu buanglah napa sambil menjatuhkan bahu. Ulangi hal ini sebanyak 5 kali.

2. Miringkan kepala
Secara perlahan, miringkan kepala ke arah kanan. Jatuhkan telinga kanan ke arah bahu kanan. Apabila sudah mencapai titik maksimal, lakukan gerakan yang sama di sisi berikutnya (kiri). Ulangi gerakan ini masing-masing 5 kali, namun tidak perlu lama-lama.

3. Regangkan dada
Letakkan tangan di pinggang, kemudian ambil napas dalam-dalam. Keluarkan napas secara perlahan, tundukkan kepala sampai dagu menyentuh di dada atas. Pada saat yang bersamaan, katupkan tulang belikat (bagian belakang) sehingga dada menjadi tertarik dan meregang.

4. Mengangguk
Tundukkan dagu ke dada secara perlahan selama kurang lebih 3 detik. Pastikan hanya leher yang bergerak, jangan libatkan punggung bagian atas. Setelah itu tegakkan lagi kepala, kemudian dongakkan sampai otot-otot di area kerongkongan tertari. Lakukan hal ini hingga 5 kali, namun tidak perlu lama-lama.

5. Pijat sendiri
Langkah terakhir yang bisa anda lakukan adalah memijat sendiri bahu anda. Letakkan tangan kiri di bahu kanan, kemudian miringkan kepala anda ke kiri. Pijat bahu secara ringan di titik-titik yang terasa pegal, lakukan secara perlahan. Jika sudah nyaman, ulangi gerakan ini pada sisi yang lain.

Yang Tidak Boleh Dimakan Setiap Hari

Meskipun Anda sudah berupaya menjaga menu makan tetap sehat, tetapi tanpa disadari Anda pernah membuat kesalahan kecil di dalam diet Anda. Tidak memberikan efek yang terlalu besar, tetapi harus lekas Anda perbaiki karena dapat memberikan pengaruh terutama pada berat badan Anda.

Beberapa potong makanan yang sehat ini sebaiknya dihindari agar tidak dikonsumsi setiap hari.

Segelas susu

Susu adalah tambahan makanan yang membuat tubuh lebih sehat. Namun ternyata kalau dikonsumsi setiap hari oleh orang dewasa, maka bisa menyebabkan penghambatan kemajuan metabolisme.

Apalagi jika dalam sehari Anda membiasakan minum susu lebih dari satu gelas. Sebaiknya memang Anda tidak setiap hari minum susu, tetapi memberikan jeda waktu bagi tubuh untuk menyerap kalsium dari makanan/minuman lainnya.

Makanan manis setelah makan

Dessert, biasanya Anda menyebutnya demikian. Adalah menu yang enak disantap sebagai makanan penutup. Tetapi Anda harus ingat bahwa kalori dan gula yang ada di dalam makanan utama sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jadi seharusnya Anda tidak perlu mengonsumsi makanan penutup setiap hari, kecuali di momen-momen tertentu agar rasanya lebih istimewa.

Kabohidrat berat di malam hari

Karbohidrat menyediakan energi untuk dibakar saat Anda berkegiatan di siang hari. Oleh karena itu sebaiknya memang makanan mengandung karbohidrat berat hanya dimakan di pagi hari dan siang hari. Di malam hari, lebih baik konsumsi karbohidrat rendah yang bisa Anda peroleh dari buah-buahan atau kacang-kacangan.

Kentang

Universitas Harvard, seperti dilansir India Times, mengatakan bahwa kentang tidak membantu menurunkan berat badan. Tetapi, bisa menjadi pengganti nasi dalam mencukupi kebutuhan karbohidrat.

Sayangnya, lebih baik memang kentang tidak dikonsumsi setiap hari, namun diselang seling dengan jenis karbohidrat lainnya.

Memperhatikan gizi dan nutrisi pada makanan sangatlah penting, namun Anda juga harus tahu berapa porsi yang baik dikonsumsi dan kapan boleh mengonsumsinya agar tetap memberikan dukungan kesehatan bagi tubuh Anda.

5 Jenis Buah Terbaik Untuk Sarapan Pagi

Sarapan pagi jangan sampai dilewatkan. Justru saat sarapan pagi inilah Anda membutuhkan energi ekstra untuk mengawali dan menjalani hari dengan kegiatan yang padat. Tak boleh memilih sembarang makanan pula, untuk sarapan pagi, pastikan memilih makanan dengan nutrisi terbaik.

Salah satu menu yang harus ada saat sarapan pagi adalah buah-buahan. Buah apa sih yang tidak bikin perut kembung dan bisa dijadikan menu sarapan pagi? Dilansir Boldsky.com, inilah referensinya.

Pisang

Jika Anda memiliki problem konstipasi dan perut terasa penuh setiap hari, maka di pagi hari sebaiknya makan pisang. Pisang membantu mengeluarkan racun di dalam pencernaan.

Selain itu, pisang juga menyumbangkan energi yang cukup bagi tubuh sehingga di pagi hari Anda tidak merasa resah atau kehilangan konsentrasi karena lapar.

Semangka atau Melon

Dua jenis buah ini sama-sama baik untuk dijadikan pelengkap sarapan pagi Anda. Keduanya banyak kandungan air sehingga mengembalikan cairan tubuh yang hilang sepanjang tidur.

Nutrisi yang ada di dalam buah juga kombinasi tepat untuk menambah energi bagi tubuh.

Lemon

Lemon berbeda dengan jenis jeruk lainnya. Kandungan asamnya baik untuk meningkatkan fungsi dan metabolisme tubuh. Kandungan air di dalamnya juga mengembalikan cairan tubuh dan bahkan membantu mengatasi masalah pencernaan seperti kembung atau maag.

Buah kering

Buah kering ini maksudnya adalah buah-buahan yang sudah dikeringkan dengan teknik tertentu. Teknik tersebut membuat buah jadi kering namun tidak kehilangan nutrisinya.

Pepaya

Pepaya menjadi salah satu buah detox yang memperlancar pencernaan dan membersihkannya dari segala bahan tak sehat dan racun.

Namun karena ia tergolong ‘buah yang panas’ disarankan mereka yang memiliki panas tubuh cukup tinggi agar tidak terlalu banyak mengonsumsinya. Selain itu, wanita hamil juga sebaiknya menghindari pepaya agar terhindar dari keguguran.

Yuk mulai hidup sehat dengan menambahkan buah-buahan di atas tadi pada menu sarapan pagi.